CILEGON “ Menindaklanjuti arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, SDN Cikerut secara resmi kembali menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka mulai Rabu, 9 September 2026. Kebijakan ini diambil menyusul membaiknya kondisi cuaca dan kualitas udara di wilayah Kota Cilegon pasca-sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala SDN Cikerut menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka jauh lebih efektif dalam menyerap materi dibanding pembelajaran jarak jauh (daring), sekaligus menandai dilanjutkannya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa. Kendati demikian, pihak sekolah menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah tetap menjadi prioritas utama selama masa transisi pasca-erupsi ini.

Sebagai langkah antisipasi, Kepala SDN Cikerut menginstruksikan seluruh elemen sekolah—baik guru, orang tua, maupun siswa—untuk saling berkolaborasi menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Para guru diminta membatasi seluruh kegiatan siswa di luar ruangan serta mengalihkan aktivitas fisik ke dalam kelas. Di sisi lain, orang tua memegang peranan penting untuk memastikan anak-anak wajib mengenakan masker sejak dari rumah, mengistirahatkan anak yang sedang kurang sehat, serta memantau agar siswa langsung pulang ke rumah seusai bel sekolah tanpa berkerumun di luar ruangan. Kebersamaan dan kedisiplinan seluruh pihak diharapkan dapat menjaga KBM tatap muka berjalan aman, sehat, dan kondusif.