Petualangan Rasa Kuliner Cilegon: Tugas Seru Kelas 5B SDN Cikerut
​Pagi itu, suasana kelas 5B SDN Cikerut terasa sangat meriah. Bu Guru Marliyah berdiri di depan kelas sambil memegang sebuah papan tulis kecil. Hari ini adalah jadwal pengumuman tugas kelompok untuk proyek Tugas pelajaran Nalek bertema “Mengenal dan Mencintai Kekayaan Budaya Kuliner Khas Cilegon, Banten”.
​”Anak-anak, Cilegon bukan cuma dikenal sebagai Kota Industri yang maju, tapi juga punya warisan budaya kuliner tradisional yang rasanya luar biasa lezat dan kaya rempah. Tugas kalian adalah mengenalkan dan menumbuhkan rasa cinta pada dadaharan khas Cilegon ini,” kata Bu Guru tersenyum.
​Kelas langsung bergemuruh penuh semangat. Masing-masing kelompok segera berkumpul dengan ketua kelompoknya untuk mendengarkan pembagian tugas yang adil dan mengasyikkan.
​Pembagian Tugas Kelompok Kelas 5B
​Kelompok 1 (Ketua: Sabrina) — Sate Bandeng
Sabrina dan kelompoknya kebagian tugas meneliti Sate Bandeng, kuliner legendaris Kesultanan Banten yang unik karena daging ikannya dihaluskan, dibumbui rempah gurih, lalu dimasukkan kembali ke kulitnya sebelum dibakar. Sabrina bertugas membawa contoh sajian dan menceritakan sejarahnya yang kaya.
​Kelompok 2 (Ketua: Ariq) — Garang Asem Cilegon
Ariq dan kawan-kawan mendapat tantangan memasak atau menyajikan Garang Asem. Makanan berkuah segar dengan dominasi rasa asam dan pedas ini sangat cocok untuk membangkitkan selera makan, menggunakan belimbing wuluh dan rempah khas Banten.
​Kelompok 3 (Ketua: Haula) — Jajanan Pasar Gemblong & Ketan Bintul
Haula bersama kelompoknya bertanggung jawab atas jajanan tradisional favorit warga Cilegon. Mereka membawa Gemblong yang manis berbalut gula aren legit dan Ketan Buntul, hidangan ketan gurih berbalut dadar telur yang lezat.
​Kelompok 4 (Ketua: Imam Hambali) — Sate Bebek
Imam Hambali didapuk memimpin kelompok yang membahas Sate Bebek Cilegon. Daging bebek yang empuk dipadu dengan bumbu kacang campur kecap manis dan rempah pilihan yang harum membuat siapapun pasti ketagihan.
​Kerja Sama dan Kebanggaan Bersama
​Selama satu minggu penuh, keempat kelompok bekerja sama dengan kompak. Sabrina dan kelompoknya sibuk mencari resep turun-temurun, Ariq rajin menyiapkan bumbu dapur, Haula berburu jajanan pasar segar di pagi hari, dan Imam sibuk mencatat keunikan bumbu sate bebek khas Cilegon.
​Hari penilainan pun tiba. Meja pameran di pojok kelas 5B penuh dengan warna-warni makanan tradisional yang menggugah selera. Aroma rempah sate bandeng dan sate bebek berpadu harum dengan manisnya gemblong.
​Bu Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh siswa. Melalui tugas ini, anak-anak kelas 5B SDN Cikerut tidak hanya belajar bekerja sama, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang bangga melestarikan kekayaan budaya lokal Kota Cilegon tercinta.
​Bagaimana pendapatmu tentang pembagian tugas kelompok di atas? Apakah kamu ingin ditambahkan detail cerita saat hari presentasi atau resep dari salah satu makanan khas tersebut?