CIKERUT, 1 April 2026 – Mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2026, SDN Cikerut secara resmi mengoptimalkan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang terintegrasi dengan penguatan karakter. Melalui inisiatif ini, sekolah berkomitmen bukan sekadar mengejar ketuntasan materi akademik, melainkan membentuk profil siswa yang disiplin, sehat, dan peduli lingkungan.

Kepala SDN Cikerut menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata transformasi sekolah dalam menciptakan ekosistem belajar yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Berikut adalah lima pilar utama implementasi kurikulum dan karakter di SDN Cikerut:

1. Pembelajaran Bermakna dan Interaktif
PTM menjadi momentum untuk mengatasi risiko *learning loss*. Guru akan menerapkan metode pembelajaran yang berpusat pada murid, di mana interaksi dua arah menjadi kunci untuk mengasah kemampuan kognitif, sosial, dan emosional siswa secara simultan.

2. Internalisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Sekolah mengadopsi budaya harian yang mencakup: bangun pagi, beribadah, berolahraga, konsumsi makanan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan istirahat yang cukup. Kebiasaan ini dipantau secara berkala melalui kolaborasi antara guru dan orang tua.

3. Program “Pagi Ceria” & Gizi Seimbang
Kegiatan harian dimulai dengan “Pagi Ceria”—berdoa bersama, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan senam kebugaran dua kali seminggu. Selain itu, implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dimanfaatkan sebagai sarana edukasi tata krama makan, kedisiplinan, dan pola hidup sehat.

4. Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)
Mewujudkan lingkungan sekolah yang ideal melalui empat indikator utama:
Aman: Perlindungan menyeluruh dari perundungan (bullying) hingga keamanan digital.
Sehat: Fasilitas sanitasi yang mumpuni, budaya cuci tangan, dan kantin sehat.
Resik:Manajemen sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan aksi kebersihan rutin.
Indah: Penghijauan area sekolah dan penataan ruang terbuka untuk kenyamanan belajar.

5. Gerakan Hemat Energi & Ramah Lingkungan
Sebagai bentuk tanggung jawab ekologis, SDN Cikerut membudayakan perilaku hemat energi dan air. Siswa juga diajak untuk mengurangi jejak karbon dengan berjalan kaki atau bersepeda menuju sekolah bagi yang bertempat tinggal dekat.

Kesuksesan program ini memerlukan peran aktif orang tua dalam mendampingi aktivitas anak di rumah. Komunikasi dua arah antara wali murid dan sekolah akan terus diperkuat guna memastikan setiap nilai karakter yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan secara konsisten di rumah.

SDN Cikerut adalah lembaga pendidikan dasar yang berlokasi di [Sebutkan Lokasi Singkat, misal: Cilegon, Banten] yang berfokus pada pengembangan potensi anak didik melalui pendidikan berbasis karakter, lingkungan, dan teknologi tepat guna untuk mencetak generasi yang kompetitif dan berakhlak mulia.

Berikut salinannya Unduh