Pagi itu, suasana di SDN Cikerut terasa hangat dan penuh keakraban. Matahari pagi menyinari halaman sekolah ketika para orang tua dan wali murid siswa Kelas 5B mulai berdatangan satu per satu menuju ruang kelas. Hari ini adalah hari pembagian raport sumatif, sebuah momen penting setelah anak-anak menyelesaikan proses pembelajaran selama tiga bulan terakhir.
Di depan pintu ruang Kelas 5B, Ibu Marliyah, S.Pd., selaku wali kelas, menyambut setiap kedatangan orang tua dengan senyuman ramah dan jabat tangan yang hangat. Suasana di dalam kelas disetting sedemikian rupa agar tidak terkesan tegang, melainkan lebih seperti ajang silaturahmi yang menyejukkan antar sesama wali murid dan guru.
Setelah seluruh wali murid dari 26 siswa Kelas 5B hadir dan duduk rapi, acara dibuka dengan sambutan dan pengarahan singkat dari Ibu Marliyah.
“Bapak dan Ibu wali murid sekalian, terima kasih atas kehadirannya hari ini. Pembagian raport sumatif tiga bulanan ini bukan sekadar tentang angka atau ajang membanding-bandingkan kemampuan anak. Yang terpenting, pertemuan hari ini adalah wadah silaturahmi kita bersama, sekaligus menjadi momen untuk mengevaluasi perkembangan belajar putra-putri kita,” tutur Ibu Marliyah dengan lembut.
Ibu Marliyah menjelaskan secara rinci bahwa laporan sumatif ini mencerminkan pencapaian anak-anak selama tiga bulan. Melalui laporan ini, para orang tua diharapkan dapat melihat tidak hanya kelebihan atau potensi anak, tetapi juga mengetahui kelemahan dan area yang masih memerlukan bimbingan dalam proses belajar mereka. Dengan begitu, orang tua dan sekolah bisa bekerja sama untuk mendampingi serta membantu anak melampaui kesulitan tersebut di rumah.
Sesi pembagian raport pun berlangsung secara personal. Ibu Marliyah memanggil orang tua satu per satu untuk berdiskusi singkat. Beliau memberikan catatan khusus mengenai perkembangan setiap siswa—mulai dari materi pelajaran yang sudah dikuasai hingga mata pelajaran yang membutuhkan latihan tambahan.
Para wali murid mendengarkan penjelasan dengan penuh perhatian. Tak jarang di antara mereka saling bertukar cerita dan menyemangati satu sama lain saat menunggu giliran. Rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan tampak begitu erat di antara ke-26 wali murid Kelas 5B SDN Cikerut tersebut.
Acara pembagian raport sumatif diakhiri dengan foto bersama dan doa. Para orang tua pulang dengan senyuman dan pemahaman baru mengenai kondisi belajar anak-anak mereka, membawa semangat kolaborasi demi masa depan putra-putri tercinta.




