
Cilegon, 11 April 2026 – SDN Cikerut terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pendidikan melalui penerapan integrasi sistem pengelolaan kinerja guru ASN. Integrasi antara E-Kinerja yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara dengan platform Ruang GTK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kinerja guru.
Melalui integrasi ini, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi kinerja guru kini dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan saling terhubung. Guru tidak lagi bekerja dengan sistem yang terpisah, melainkan dalam satu ekosistem digital yang mendukung pencatatan aktivitas pembelajaran, pengembangan kompetensi, serta tugas tambahan secara menyeluruh.
Kepala SDN Cikerut menyampaikan bahwa penerapan sistem ini memberikan kemudahan sekaligus tantangan baru bagi para guru. “Integrasi ini membantu kami dalam memantau dan menilai kinerja guru secara lebih objektif. Namun, dibutuhkan komitmen dan pemahaman bersama agar implementasinya berjalan optimal,” ujarnya.
Dalam praktiknya, guru memanfaatkan Ruang GTK untuk menyusun perencanaan kinerja yang relevan dengan tugas pembelajaran di kelas, sementara E-Kinerja BKN digunakan sebagai alat monitoring dan penilaian capaian kinerja secara nasional. Sinkronisasi kedua sistem ini diharapkan mampu mengurangi beban administrasi serta meningkatkan kualitas pelaporan kinerja.
Sejumlah guru menyambut positif kebijakan ini karena dinilai mampu mendorong budaya kerja yang lebih profesional dan transparan. Selain itu, integrasi sistem juga memberikan ruang bagi guru untuk lebih reflektif terhadap kinerja yang telah dilakukan.
Meski demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti penyesuaian teknis penggunaan aplikasi serta perlunya pendampingan berkelanjutan. Oleh karena itu, pihak sekolah terus melakukan upaya sosialisasi dan pembinaan agar seluruh guru dapat beradaptasi dengan baik.
Dengan adanya integrasi E-Kinerja dan Ruang GTK, SDN Cikerut optimistis mampu meningkatkan kualitas pengelolaan kinerja guru ASN secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan di era digital.




